Tips Mengatasi Masalah Mobil Injeksi yang Mogok dan Mendeteksi Penyebabnya

Tips Mengatasi Masalah Mobil Injeksi yang Mogok dan Mendeteksi Penyebabnya

Jika Anda melihat mobil baru-baru di otoupdates.com ini telah dibekali dengan sistem mesin injeksi, tepatnya muncul pada tahun 2000an. Untuk mobil yang menggunakan sistem karburator memang bekerja secara manual harus mengandalkan daya listrik yang ada pada mobil tersebut. Kondisi tersebut akan lebih memudahkan ketika mobil mengalami mogok di jalan. Hanya dengan dorongan yang dapat membuat bahan bakar masuk pada pembakaran dengan mudah lalu mobil bisa menyala. Tentu saja hal tersebut akan sangat berbeda dengan jenis mobil injeksi yang tanpa menggunakan komponen karburator pada mesinnya.

Sebelumnya Anda harus memahami terlebih dahulu bahwa mobil injeksi itu sangat bergantung pada daya listrik. jadi ketika tidak ada daya yang mengalir secara otomatis mobil akan kesulitan untuk menyala dan digunakan. Hal tersebut akan lebih terlihat jelas ketika mobil mogok dan didorong sekalipun tetap tidak bisa menyala. Tetapi sebelum Anda mencari cara mengatasi masalah tersebut akan lebih baiknya jika lihat apa penyebabnya terlebih dahulu. Berikut ini kemungkinan yang terjadi pada mobil Anda sehingga mengalami masalah di jalanan yaitu:

Tips Mengatasi Masalah Mobil Injeksi yang Mogok dan Mendeteksi Penyebabnya

1. Busi yang mengalami kerusakan.

Satu dari banyaknya penyebab yang sering terjadi dalah busi yang sudah mengalami kerusakan sehingga kendaraan macet di jalanan. Sebelumnya mobil akan tersendat-sendat ketika digunakan, hal ini akan begitu terasa pada jenis mesin yang menggunakan sistem injeksi. Makanya Anda perlu melakukan pengecekan busi terlebih dahulu, jika memang mengalami kerusakan bisa menggantinya dengan yang baru.

2. Filter fuel kotor.

Penyebab selanjutnya adalah pada bagian filter fuel plump yang kotor, seperti yang diketahui bahwa kotoran dapat menyumbat dan mengurangi kinerja mesin. Jika Anda mengalami masalah ini bisa membuka pada bagian filter dan bersihkan, jika memang ada debu ataupun kotoran yang menempel didalamnya.

3. Fuel plump rusak.

Selain karena kotor, pada bagian fuel plump juga bisa mengalami kerusakan yang dapat mengakibatkan mobil mogok. Kerusakan tersebut akan menyebabkan tekanan pada bahan bakar yang digunakan semakin berkurang. Untuk mengatasinya Anda bisa mengganti bagian tersebut dengan komponen yang baru.

4. TPS bermasalah.

Lalu kondisi TPS yang rusak juga bisa menjadi penyebab mobil Anda mengalami masalah ketika digunakan dalam perjalanan. Untuk menangani masalah satu ini memang memerlukan teknisi bengkel khusus yang telah ahli. Jadi Anda bisa langsung membawanya ke bengkel terdekat ataupun memanggil montir.

Nah, itulah beberapa masalah yang sering menjadi penyebab mobil yang tidak bisa digunakan kembali atau lebih tepatnya tidak bisa menyala saat mogok. Untuk mendeteksi kerusakan mobil dengan sistem injeksi sendiri memang bisa dilakukan dengan beberapa metode dan hal itu hanya bisa dilakukan pada orang-orang yang telah ahli. Yang perlu Anda ingat adalah jangan pernah mendorong mobil injeksi dalam jarak yang cukup jauh ketika mengalami kemogokan karena hal itu bisa memperparah kerusakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright Artikl Berita™ 2018
Shale theme by Siteturner